Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Hidup

Jatuhku Bukan Bangunmu

Ilustrasi: Todays Woman Menikmati perjalanan hidup dari waktu ke waktu tanpa pernah tahu seutuhmya apa yang terjadi Tak akan pernah Terlalu banyak rahasia yang harus aku kuak tanpa kemudian memastikan bahwa itu adalah itu Semakin aku tahu bukan aku menjadi tahu akan itu Semakin aku tahu ternyata aku belum tahu rahasia itu Aku lebih banyak diam terbisu disudut ruang ini Tanpa pernah tersentuh dunia yang semakin merana Meratapi kisah anak manusia yang masih saja sibuk dengan fatamorgana panca inderanya Jiwa-jiwa yang seolah juara jumawa lalu terhenti tertawa ketika semua mata pujian yang datang padanya hanyalah kepalsuan Menunggu tanda-tanda beralihnya putaran roda takdir Menitik dari tetesan air mata dan darah orang-orang yang dicintai Terpuruk bukan lagi angan-angan Angin saja kadang terlupa Tertawalah kalian para pengabdi setan Nikmati saja keindahan kalian yang umurnya tak panjang Kejatuhanku yang kalian pikir karena perbuatan kalian Bukan juga bangunnya kalian dari kekosongan jiwa

Enaknya Anak-anak

Ilustrasi: dibingkai.blogspot.com Dulu, sewaktu masih jadi anak-anak, menjadi dewasa seperti terasa lama. Menjadi dewasa berarti bisa melakukan hal-hal yang lebih hebat dari anak-anak. Boleh melakukan ini dan itu. BEBAS! Namun kini, setelah dewasa, berumur, setengah baya, justru merindukan masa-masa menjadi anak-anak. BEBAS! Sama-sama bebas, tapi beda rasa dan makna. Waktu anak-anak aku tidak pernah tahu bebasnya orang dewasa itu disertai tanggung jawab. Sedangkan bebasnya anak-anak adalah bebas dari tanggung jawab atas perbuatannya. Kalaupun sampai melakukan kesalahan, itu adalah tanggung jawab orang tuanya untuk mendidiknya. Tapi tetep, buat aku yang sudah "dewasa" ini menjadi anak-anak itu lebih enak. Bisa main apa saja yang kita mau. Berkhayal sambil lari-lari membawa pesawat-pesawatan tanpa harus merasa risih dengan pandangan orang-orang. Bebas mengekspresikan imajinasi. Berteman tanpa harus mempunyai kepentingan. Marahan sampai nangis. Berkelahi sampai bonyok. Setelah i...